Skip to content
Jawaku
Jawaku
  • Home
  • Wisata
  • Kuliner
  • Penginapan
  • Tips & Trick
  • Berita
  • Uncategorized
Jawaku
Jawaku
aturan-baru-vietnam

Aturan Terbaru Masuk Vietnam Mulai Juli 2026!

Dwi Amaliah, June 22, 2026June 22, 2026

Buat kamu yang berencana liburan ke Vietnam setelah 1 Juli 2026, ada satu aturan baru yang wajib masuk ke dalam checklist perjalananmu. Pemerintah Vietnam resmi menerapkan kebijakan deklarasi kesehatan (health declaration) bagi seluruh pelaku perjalanan yang masuk, keluar, maupun transit di wilayah ini. Aturan ini merupakan bagian dari implementasi Decree No. 165/2026/ND-CP dan Undang-Undang Pencegahan Penyakit yang mulai berlaku pada tanggal yang sama.

Meski terdengar seperti aturan baru yang rumit, sebenarnya kebijakan ini lebih ditujukan untuk memperkuat sistem pemantauan kesehatan dan pencegahan penyebaran penyakit lintas negara. Jadi, bukan berarti wisatawan akan menghadapi prosedur yang berbelit-belit seperti masa pandemi COVID-19 dulu.

Apa Itu Deklarasi Kesehatan?

Deklarasi kesehatan adalah formulir yang berisi informasi mengenai kondisi kesehatan dan riwayat perjalanan seseorang sebelum memasuki, meninggalkan, atau transit. Pemerintah Vietnam mewajibkan seluruh pelaku perjalanan untuk mengisi formulir ini dalam jangka waktu tertentu sebelum keberangkatan.

Formulir tersebut akan tersedia dalam bahasa Vietnam dan bahasa Inggris. Dalam kondisi tertentu, pemerintah juga dapat menyediakan bahasa tambahan sesuai kebutuhan pengendalian penyakit di perbatasan.

Kapan Harus Diisi?

Salah satu poin penting dalam aturan baru ini adalah batas waktu pengisian formulir.

Pelaku perjalanan diwajibkan mengisi deklarasi kesehatan maksimal 7 hari sebelum masuk, keluar, atau transit di Vietnam. Dengan kata lain, kamu tidak bisa mengisinya jauh-jauh hari beberapa minggu sebelum keberangkatan.

Aturan ini berlaku bagi:

  • Wisatawan internasional
  • Pelaku perjalanan bisnis
  • Penumpang transit
  • Warga negara Vietnam
  • Warga negara asing yang tinggal di Vietnam

Singkatnya, hampir semua orang yang melintasi perbatasan Vietnam akan terdampak oleh kebijakan ini.

Bisa Diisi Online atau Manual

Kabar baiknya, pemerintah Vietnam mengizinkan pengisian deklarasi kesehatan melalui dua cara, yaitu secara elektronik maupun menggunakan formulir kertas resmi.

Namun hingga pertengahan 2026, otoritas Vietnam masih menyempurnakan mekanisme teknis untuk portal online resminya. Karena itu, wisatawan disarankan untuk selalu memantau informasi terbaru dari pemerintah Vietnam atau maskapai penerbangan sebelum keberangkatan.

Apakah Akan Ada Pemeriksaan Kesehatan di Bandara?

Ya, petugas karantina kesehatan di pintu masuk Vietnam memiliki kewenangan untuk melakukan pemantauan kesehatan terhadap pelaku perjalanan.

Pemeriksaan dapat berupa:

  • Observasi kondisi fisik penumpang
  • Pemantauan suhu tubuh
  • Wawancara singkat terkait riwayat perjalanan
  • Pemeriksaan dokumen kesehatan tertentu jika diperlukan

Apabila ditemukan gejala yang mengarah pada penyakit menular, petugas dapat melakukan pemeriksaan lanjutan sesuai peraturan kesehatan yang berlaku di Vietnam.

Dalam kondisi tertentu, wisatawan juga dapat diminta menunjukkan bukti vaksinasi atau dokumen pencegahan penyakit lainnya apabila diwajibkan oleh Kementerian Kesehatan Vietnam.

Bagaimana dengan Wisatawan Indonesia?

Bagi pemegang paspor Indonesia, aturan deklarasi kesehatan ini tidak secara otomatis mengubah kebijakan bebas visa ASEAN yang selama ini berlaku. Namun, meskipun tidak memerlukan visa untuk kunjungan singkat sesuai ketentuan yang berlaku, wisatawan tetap harus mematuhi aturan kesehatan terbaru yang diterapkan Vietnam.

Karena itu, sebelum berangkat pastikan kamu menyiapkan:

  • Paspor yang masih berlaku
  • Tiket pulang atau tiket perjalanan lanjutan
  • Bukti akomodasi jika diperlukan
  • Deklarasi kesehatan yang telah diisi sesuai ketentuan terbaru

Kesimpulan

Mulai 1 Juli 2026, Vietnam resmi menerapkan kewajiban deklarasi kesehatan bagi seluruh pelaku perjalanan yang masuk, keluar, maupun transit di negara tersebut. Formulir ini harus diisi maksimal tujuh hari sebelum perjalanan dan dapat disampaikan secara elektronik maupun melalui formulir kertas resmi. Selain itu, petugas kesehatan perbatasan juga berwenang melakukan pemeriksaan tambahan apabila ditemukan indikasi risiko penyakit menular.

Jadi, kalau sudah masuk bucket list liburanmu tahun ini, jangan hanya fokus berburu tiket murah dan itinerary. Pastikan juga kamu mengikuti aturan terbaru agar perjalanan tetap lancar tanpa hambatan di bandara.

(Visited 1 times, 1 visits today)
Post Views: 4
Wisata #berita

Post navigation

Previous post

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Aturan Terbaru Masuk Vietnam Mulai Juli 2026!
  • 6 Air Terjun Terindah di Sekitar Malang yang Mudah Dijangkau!
  • Healing Tipis-Tipis di Tanjung Duriat, View Waduknya Juara!
  • Kampung Coklat Blitar, Surga Pecinta Cokelat di Jawa Timur!
  • Menjelajahi Gunung Kelud, Permata Vulkanik di Jawa Timur!

Recent Comments

No comments to show.

Popular Posts

  • kampoeng atas awanKampung Atas Awan: Wisata Alam Favorit di Temanggung September 26, 2025
  • batik-jawaMengenal Motif Batik Jawa: Warisan Budaya Penuh Makna August 4, 2025
  • taman wisata mbs serang kota bantenTaman Wisata MBS Lokasi Liburan Bergaya Eropa March 20, 2023
  • telaga-menjerTelaga Menjer: Wisata Alam di Wonosobo, Jawa Tengah July 11, 2025
  • kue yangko khas jogjaKue Yangko Khas Jogja Jajanan Tradisional Unik Bisa… April 15, 2023
  • kempinski nusa dua baliMenikmati Pengalaman Liburan Mewah di Kempinski Nusa… March 28, 2023

Categories

  • Berita (17)
  • Kuliner (12)
  • Penginapan (13)
  • Tips & Trick (15)
  • Uncategorized (10)
  • Wisata (159)

Advertisement

©2026 Jawaku | WordPress Theme by SuperbThemes